Kota Bogor

Cap Go Meh Bogor 2026 Hadir di Bulan Ramadan, Simbol Toleransi dan Kebersamaan

BOGOR – WARTA BOGOR – Perayaan Cap Go Meh kembali menjadi momen istimewa bagi warga Kota Bogor. Pada 2026, Bogor Street Festival Cap Go Meh terasa lebih bermakna karena berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Perpaduan dua momentum besar ini menampilkan wajah Bogor sebagai kota yang hangat, toleran, dan penuh keberagaman. Cap Go Meh yang selama ini dikenal sebagai salah satu festival budaya terbesar di Jawa Barat telah menjelma menjadi pesta rakyat yang dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Ketua Panitia CGM Street Festival 2026, Arifin Himawan, mengatakan penyelenggaraan Cap Go Meh di tengah bulan puasa menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat nilai kerukunan.

Advertisement

“Cap Go Meh dan Ramadan hadir di bulan yang sama. Kami melihat ini sebagai momentum baik untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan melalui satu event budaya di Kota Bogor,” ujar Arifin, dikutip Jumat (23/1/2026).

Ia menuturkan, konsep festival tahun ini dirancang menyesuaikan suasana Ramadan, tanpa menghilangkan kemeriahan acara. Puncak perayaan Cap Go Meh Bogor 2026 dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026.

Pawai budaya akan digelar pada malam hari, setelah salat tarawih, sehingga masyarakat Muslim tetap dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk sekaligus menikmati festival.

Advertisement

Lokasi utama perayaan tetap dipusatkan di kawasan Jalan Suryakencana. Rute pawai dimulai dari Vihara Dhanagun (Hok Tek Bio), menyusuri Jalan Suryakencana, mengitari Gang Aut, lalu kembali melalui Jalan Roda.

Selain pawai budaya, panitia juga menyiapkan Bazar UMKM Ramadan yang digelar pada 1–3 Maret 2026 di sepanjang Jalan Suryakencana. Sekitar 150 pelaku UMKM lokal akan meramaikan bazar dengan berbagai kuliner khas, jajanan tradisional, makanan Tionghoa, serta produk kerajinan.

Rangkaian kegiatan sosial seperti buka puasa bersama dan bakti sosial turut mengawali festival. Penyesuaian waktu acara dan kegiatan pendukung ini diharapkan memperkuat pesan toleransi serta menjadikan Cap Go Meh 2026 sebagai ruang pertemuan harmonis antara tradisi budaya dan nilai keagamaan di Kota Bogor.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: jawapos

Advertisement
Share

Recent Posts

BAZNAS Targetkan Pengumpulan Zakat Nasional Rp70 Triliun pada 2027

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan penghimpunan zakat, infak,…

7 hours ago

Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Salurkan Bansos

JAKARTA - WARTA BOGOR - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan…

9 hours ago
Advertisement

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi…

11 hours ago

Pilot WNI Jadi Alasan Israel Minta Pesawat Ethiopian Airlines Putar Balik

WARTA BOGOR - Otoritas Israel dilaporkan memerintahkan sebuah pesawat kargo Ethiopian Airlines yang menuju Tel…

1 day ago

Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi

BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali memperkuat perannya dalam mendorong transformasi pertanian…

1 day ago

Pemkot Bogor Matangkan Pusat Pemerintahan Baru di Bogor Timur, 21 OPD Bakal Berkumpul

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mematangkan rencana pembangunan pusat pemerintahan…

1 day ago