Pemberdayaan Masyarakat

Dorong Target Produksi Padi Muaro Jambi, Polbangtan Kementan Gelar koordinasi Multisektor

MUARO JAMBI- WARTA BOGOR-Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor aktif berperan dalam mendorong meningkatkan produksi padi di Kabupaten Muaro Jambi. Koordinasi yang digelar di Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muaro Jambi menjadi ajang sinergi yang baik antara berbagai pihak untuk menyusun strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan produksi padi di Kabupaten Muaro Jambi (08/01).

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya kolaborasi multisektoral untuk meningkatkan produksi padi. Beliau menyatakan bahwa melalui kerja sama dengan berbagai pihak, Indonesia dapat mengantisipasi potensi krisis pangan dan mencapai swasembada pangan.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti mengatakan, melalui berbagai program dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta petani, Kementerian Pertanian berupaya mencapai target produksi padi nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani

Advertisement

Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Bapeltan Jambi, Kepala BSIP Jambi, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi, Kodim 0415, Penyuluh, dan Brigade Pangan.

Rapat koordinasi membahas mengenai evaluasi capaian oplah tahun 2024, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi capaian optimalisasi lahan rawa (Oplah), mengidentifikasi kendala yang dihadapi, menetapkan target tanam yang realistis Oplah tahun 2025 dan mengembangkan strategi pencapaian.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, dalam paparannya menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk mencapai target tanam tahun 2025, sehingga dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari 1 menjadi 2, bahkan 3.

Advertisement

“Di Kabupaten Muaro Jambi saat ini sudah terbentuk 6 Brigade Pangan, dan di tahun 2025 ada tambahan 7 Brigade Pangan lagi. Dengan pengelolaan yang baik oleh Brigade Pangan, kita yakin target ini dapat tercapai. Benih yang diberikan hanya sekali, namun dengan perawatan yang tepat, lahan dapat terus produktif”, ujar Yoyon.

Beberapa hal yang disepakati dalam pertemuan tersebut diantaranya, Tim BWS VI Jambi siap melaksanakan identifikasi setelah ada Survey Investigasi dan Desain (SID), Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Koordinator Penyuluh, dan pihak terkait lainnya siap mengawal proses pelaksanaan Survey Investigasi dan Desain (SID) lahan.

Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga penelitian, TNI, brigade pangan, dan petani diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi padi di Kabupaten Muaro Jambi. (sdr)

Advertisement
Share

Recent Posts

Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan Jaga Harga Pangan di Tengah Kemarau

WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas…

4 hours ago

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

9 hours ago
Advertisement

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

10 hours ago

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

24 hours ago

DPR Soroti Lahan Bekas Karhutla yang Berubah Jadi Perkebunan Sawit

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat terkait menyelidiki dugaan…

1 day ago

KAI Commuter Rekayasa Rangkaian KRL, Rute Bogor Kembali Bertambah 13 Perjalanan

BOGOR - WARTA BOGOR - KAI Commuter kembali menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai…

1 day ago