Kesehatan

Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu di Indonesia, Terbanyak di Wilayah Ini

WARTA BOGOR – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan total ada 62 kasus infeksi influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai ‘super flu’ di Indonesia.

Kasus tersebut terdeteksi dari sistem surveilans nasional hingga akhir Desember.

Juru bicara Kemenkes, drg Widyawati menjelaskan temuan tersebut berasal dari laporan 88 sentinel influenza like illness (ILI) dan severe acute respiratory infections (SARI) yang tersebar di seluruh Indonesia, meliputi puskesmas, balai kesehatan, dan rumah sakit.

Advertisement

“Berdasarkan pemeriksaan dari 88 sentinel ILI SARI di seluruh Indonesia yang diperiksa di laboratorium kesehatan masyarakat serta laboratorium rujukan berstandar biosafety level 3 (BSL-3), hingga akhir Desember tercatat total 62 kasus di delapan provinsi,” kata drg Widyawati dilansir detikcom Rabu (31/12/2025).

Dari delapan provinsi tersebut, kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Ketiga wilayah ini menjadi kontributor utama temuan super flu nasional berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Dari sisi karakteristik pasien, Widyawati mengungkapkan bahwa mayoritas kasus terjadi pada perempuan, yakni sekitar 64 persen dari total temuan.

Advertisement

Selain itu, kelompok usia anak juga menjadi perhatian. Anak usia 1 hingga 10 tahun tercatat menyumbang sekitar 35 persen kasus, menjadikan kelompok ini sebagai salah satu yang paling terdampak.

Kemenkes menegaskan, temuan puluhan kasus ini menjadi sinyal penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran influenza, terutama varian baru yang dikenal memiliki tingkat penularan tinggi.

Meski begitu, pemerintah memastikan pemantauan terus dilakukan melalui jejaring surveilans dan laboratorium di berbagai daerah.

Advertisement

Masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, mewaspadai gejala infeksi saluran pernapasan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam, batuk, pilek, atau sesak napas, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: detikHealth

Advertisement

 

Share

Recent Posts

Perjalanan Masa Kecil Bahlil Lahadalia Diangkat ke Serial Animasi ‘Melangkah dari Timur’

WARTA BOGOR - Perjalanan hidup Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia semasa…

3 hours ago

Progres Pembangunan Trase Baru Jalan Batutulis Capai 45 Persen, Targetkan Awal November dibuka

BOGOR - WARTA BOGOR - Pembangunan trase baru Jalan Batutulis di Kota Bogor terus dikerjakan.…

8 hours ago
Advertisement

Daftar Harga BBM Pertamina yang Naik per 1 September 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - PT Pertamina Patra Niaga resmi merilis penyesuaian harga bahan bakar…

10 hours ago

Rumah Zakat Salurkan 130 Paket Pangan untuk Duafa di Kota dan Kabupaten Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR, 25 Agustus 2026 – Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan pangan bagi keluarga duafa…

11 hours ago

Intelijen Ukraina Ungkap Perekrutan Delapan WNI oleh Rusia untuk Perang Melawan Ukraina

WARTA BOGOR - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU)…

1 day ago

249 Generasi Muda Mulai Langkah Baru di Polbangtan Kementan

BOGOR-WARTA BOGOR — Sebanyak 249 generasi muda memulai perjalanan pendidikan vokasi pertanian di Politeknik Pembangunan…

1 day ago