Health

Kenali 4 Jenis Batuk

WARTABOGOR.id – Batuk adalah refleks pertahanan penting yang membantu melindungi tubuh dari iritasi seperti:

lendir
merokok
alergen, seperti debu, jamur, dan serbuk sari
Batuk adalah gejala dari banyak penyakit dan kondisi.

Berikut adalah jenis batuk yang perlu diketahui.

Advertisement

1. Batuk basah

Batuk basah, juga disebut batuk produktif, adalah batuk yang biasanya mengeluarkan lendir.

Demam atau flu sering menyebabkan batuk basah.

Advertisement

Batuk basah bisa datang perlahan atau cepat dan mungkin disertai dengan gejala lain, seperti:

pilek
tetesan postnasal
kelelahan.

Batuk basah bisa akut dan berlangsung kurang dari 3 minggu atau kronis dan berlangsung lebih lama dari 8 minggu pada orang dewasa atau 4 minggu pada anak-anak.

Advertisement

Kondisi yang dapat menyebabkan batuk basah antara lain:

pilek atau flu
radang paru-paru
penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) , termasuk emfisema dan bronkitis kronis
bronkitis akut
asma
Batuk pada bayi, balita, dan anak-anak yang berlangsung kurang dari 3 minggu hampir selalu disebabkan oleh pilek atau flu.

2. Batuk kering

Advertisement

Batuk kering adalah batuk yang tidak mengeluarkan lendir.

Batuk kering sering kali sulit dikendalikan dan dapat muncul dalam waktu yang lama.

Batuk kering sering disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas, seperti pilek atau flu.

Advertisement

Pada anak-anak dan orang dewasa, batuk kering biasanya berlangsung selama beberapa minggu setelah pilek atau flu berlalu.

Kemungkinan penyebab lain dari batuk kering meliputi:

radang tenggorokan
sakit tenggorokan
kelompok
tonsilitis
radang dlm selaput lendir
asma
alergi
penyakit refluks gastroesofageal (GERD)
obat-obatan, terutama ACE inhibitor
paparan iritasi seperti polusi udara, debu, atau asap
Covid-19

Advertisement

3. Batuk paroksismal

Batuk paroksismal adalah batuk dengan serangan intermiten, batuk tak terkendali.

Batuk paroksismal terasa melelahkan dan menyakitkan.

Advertisement

Orang-orang berjuang untuk mendapatkan napas dan mungkin muntah.

Batuk rejan bisa mengancam nyawa pada bayi.

Untuk itu usia 2 bulan ke atas, cara terbaik untuk menghindari tertular pertusis adalah dengan mendapatkan vaksinasi.

Advertisement

Kemungkinan penyebab lain dari batuk yang buruk meliputi:

asma
PPOK
radang paru-paru
tuberkulosis
tersedak

4. Batuk croup

Advertisement

Croup adalah infeksi virus yang biasanya menyerang anak-anak berusia 5 tahun ke bawah.

Croup menyebabkan saluran napas bagian atas menjadi iritasi dan bengkak.

Anak kecil sudah memiliki saluran udara yang lebih sempit.

Advertisement

Ketika pembengkakan semakin mempersempit jalan napas, kondisi ini dapat menyebabkan seseorang sulit untuk bernapas.

Croup menyebabkan batuk “menggonggong” khas yang terdengar seperti anjing laut. (Kompas.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Ramai Kembali di Medsos Tagar ‘Kabur Aja Dulu’, Respons Prabowo: Silakan Pergi

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto kembali merespons berbagai kritik yang diarahkan kepada…

6 hours ago

Gerakan Tanam Serempak Kementan Digelar Nasional, Polbangtan Bogor Kawal Wilayah Jambi di Batanghari

BATANGHARI-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian Republik Indonesia kembali menggelar Gerakan Tanam Serempak (GERTAM) secara nasional…

10 hours ago
Advertisement

Pemerintah Pastikan Tak Ada Pajak Baru di Tengah Ketidakpastian Global

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menambah…

12 hours ago

Daftar Tanggal Merah Mei 2026: Banyak Long Weekend, Ini Rinciannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Dalam rangka membantu masyarakat merencanakan aktivitas secara lebih optimal, informasi…

14 hours ago

Kemnaker Berencana Naikkan Kuota Magang Nasional 2026 Jadi 150 Ribu Peserta

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana kembali membuka Program Magang Nasional pada tahun 2026 dengan kuota yang…

1 day ago

IFAB Setujui 2 Aturan Baru di Piala Dunia 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - International Football Association Board resmi menyetujui dua aturan baru terkait…

2 days ago