Kota Bogor

LRT Masuk Bogor 2030, Pemkot Soroti Nasib Terminal Baranangsiang yang Tak Ada Perubahan

BOGOR – WARTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mempertanyakan kelanjutan pengembangan Terminal Baranangsiang yang hingga kini belum menunjukkan kepastian.

Setelah hampir tujuh tahun berada di bawah kewenangan Pemerintah Pusat, proyek pembangunan terminal tersebut dinilai belum mengalami perkembangan yang signifikan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan persoalan tersebut telah disampaikan langsung kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dalam pertemuan yang berlangsung beberapa hari lalu.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Pemkot Bogor meminta kejelasan mengenai arah pengembangan Terminal Baranangsiang.

Menurut Dedie, apabila Pemerintah Pusat belum memiliki rencana untuk merealisasikan pembangunan terminal tersebut, Pemkot Bogor mengusulkan agar pengelolaannya dikembalikan kepada pemerintah daerah.

“Kami menyampaikan kepada Dirjen Perhubungan Darat bagaimana kemungkinan apabila Terminal Baranangsiang tidak dibangun oleh Pemerintah Pusat, maka kami meminta agar terminal tersebut dikembalikan kepada Pemerintah Kota Bogor,” ujar Dedie kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Advertisement

Ia menjelaskan, usulan tersebut tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai otonomi daerah. Berdasarkan aturan yang berlaku, pemerintah daerah memiliki kewenangan mengelola terminal tipe B dan tipe C, sedangkan Terminal Baranangsiang saat ini masih berstatus terminal tipe A yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.

Dedie mengatakan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan mengkaji kemungkinan mempertahankan status Terminal Baranangsiang sebagai terminal tipe A atau mengembalikannya kepada Pemerintah Kota Bogor.

Selain itu, ia menyebut terdapat alternatif lain apabila mitra Pemerintah Pusat yang selama ini menangani proyek belum mampu merealisasikan pembangunan.

Advertisement

Salah satunya dengan membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga yang dinilai memiliki kapasitas untuk mengembangkan kawasan tersebut.

“Tapi intinya kami mempertanyakan bagaimana dengan Terminal Baranangsiang. Sampai hari ini belum ada kepastian pembangunan,” tegasnya.

Dedie juga menyoroti pentingnya kepastian pengembangan Terminal Baranangsiang mengingat kawasan tersebut masuk dalam rencana pengembangan transportasi massal.

Advertisement

Dalam Peraturan Presiden mengenai percepatan pembangunan LRT Jabodebek, Baranangsiang telah ditetapkan sebagai salah satu titik stasiun akhir.

Menurutnya, perencanaan kawasan harus diselaraskan dengan proyek LRT yang ditargetkan mulai beroperasi hingga Kota Bogor pada 2030. Ia menilai fungsi terminal dan stasiun harus tetap menjadi prioritas dalam pengembangan kawasan.

“Kalau tahun 2030 LRT masuk Bogor, harus jelas. Jangan sampai kawasan itu seluruhnya menjadi mal atau apartemen. Di mana posisi stasiunnya, di mana posisi terminalnya, itu yang kami tanyakan,” pungkasnya.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: VIVA.co.id

Advertisement
Share

Recent Posts

Kasus Korupsi Sudah Keterlaluan, MUI Desak Pemerintah dan DPR Terapkan Hukuman Mati bagi Koruptor

JAKARTA - WARTA BOGOR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong pemerintah dan DPR RI untuk…

8 hours ago

Buruan Daftar! Pendaftaran Upacara HUT RI di Istana Merdeka Resmi Dibuka, Kuota Terbatas

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah resmi membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti Upacara…

10 hours ago
Advertisement

Kemenkes Sesalkan Komentar Nakes pada Pasien BPJS yang Viral, Tegaskan Pentingnya Empati

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menanggapi ramainya perbincangan di media sosial…

1 day ago

Rudy Susmanto Perkuat Komitmen Antikorupsi, Tekankan Pemerintahan Bersih dan Transparan

JABAR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor…

1 day ago

Permintaannya Tak Dipenuhi Orang Tua, Pemuda Ini Nekat Bakar Motor dan Tiga Rumah

JABAR - WARTA BOGOR - Seorang pemuda berinisial AR diamankan polisi setelah diduga sengaja membakar…

1 day ago

Wujud Kepedulian, LAZ Ummul Quro Bogor Bagikan 500 Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Kemang

BOGOR-WARTA BOGOR– Lembaga Amil Zakat (LAZ) Ummul Quro Bogor kembali mewujudkan kepedulian sosial melalui program…

2 days ago