Pendidikan

KPAI Ungkap Penyebab Tingginya Kekerasan pada Anak di Lingkungan Pendidikan

JAKARTA – WARTA BOGOR – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberi pandangan terkait penyebab tingginya angka kekerasan pada anak di lingkungan satuan pendidikan.

Menurut KPAI, hal itu terjadi karena adanya learing loss dampak dari pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19, serta pengaruh dari game online dan media sosial yang menyajikan tayangan tidak ramah anak.

“Sehingga karakter, akhlak, serta budi pekerti anak menjadi lemah,” ujar Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, dalam keterangan pers di Kantor KPAI, Jakarta pada Senin (9/10/2023).

Advertisement

Kemudian, adanya penyimpangan relasi kuasa antara pendidik dengan peserta didik ataupun penyimpangan relasi kuasa peserta didik sesama peserta didik.

“Merasa menjadi kakak kelas, merasa lebih kuat, sehingga mendorong melakukan kekerasan kepada adik kelas atau yang lebih lemah,” tambahnya.

KPAI juga menilai kurangnya perhatian pada pendidikan karakter ditambah lemahnya pengawasan, kontrol kebijakan dan aturan dari satuan pendidikan pada penerapan dari dinas pendidikan.

Advertisement

Selain itu, rendahnya kebijakan sekolah dalam menciptakan rasa aman dan ramah serta pengawasan disiplin pada satuan pendidikan.

KPAI juga mengatakan, tayangan informasi pada media massa yang terkadang tidak ramah anak membuat peserta didik kerap mempratekannya di satuan pendidikan.

Sebagai Informasi, KPAI menerima laporan pelanggaran terhadap perlindungan anak dalam rentang waktu dari Januari hingga Agustus 2023 sebanyak 2.355 kasus.

Advertisement

Sebanyak 861 dari 2.355 kasus terjadi pada lingkungan satuan pendidikan dan 1.494 kasus adalah kasus lain di luar satuan pendidikan.

“Untuk kurang lebih 1.400 yang lain adalah data pelanggaran terhadap perlindungan anak, misalkan menyangkut pengasuhan, kemudian terkait hak sipil, kesehatan, kemudian perlindungan khusus lainnya,” kata Komisioner KPAI Aris Adi Leksono.

 

Advertisement

Sumber: Kompas.com

Share

Recent Posts

Perjalanan Masa Kecil Bahlil Lahadalia Diangkat ke Serial Animasi ‘Melangkah dari Timur’

WARTA BOGOR - Perjalanan hidup Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia semasa…

10 hours ago

Progres Pembangunan Trase Baru Jalan Batutulis Capai 45 Persen, Targetkan Awal November dibuka

BOGOR - WARTA BOGOR - Pembangunan trase baru Jalan Batutulis di Kota Bogor terus dikerjakan.…

15 hours ago
Advertisement

Daftar Harga BBM Pertamina yang Naik per 1 September 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - PT Pertamina Patra Niaga resmi merilis penyesuaian harga bahan bakar…

17 hours ago

Rumah Zakat Salurkan 130 Paket Pangan untuk Duafa di Kota dan Kabupaten Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR, 25 Agustus 2026 – Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan pangan bagi keluarga duafa…

18 hours ago

Intelijen Ukraina Ungkap Perekrutan Delapan WNI oleh Rusia untuk Perang Melawan Ukraina

WARTA BOGOR - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU)…

1 day ago

249 Generasi Muda Mulai Langkah Baru di Polbangtan Kementan

BOGOR-WARTA BOGOR — Sebanyak 249 generasi muda memulai perjalanan pendidikan vokasi pertanian di Politeknik Pembangunan…

1 day ago