Pertanian

Mahasiswa Polbangtan Bogor Terjun ke Masyarakat untuk Aplikasikan Ilmu Pertanian

BOGOR-WARTABOGOR.id-Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, sebanyak 63 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor dilepaskan untuk melaksanakan Tugas Akhir Tahun Akademik 2022/2023.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, pertanian membutuhkan sumber daya manusia yang  handal.

Mentan menambahkan, Indonesia harus menjalankan pertanian yang efektif, efisien dan transparan. Hal itu bisa dilakukan melalui petani milenial yang modern.

Advertisement

Arahan Mentan Syahrul tersebut dipertegas oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi. Menurutnya, insan pertanian harus menjaga kondisi tubuh tetap fit dengan tagar #pertaniantidakberhenti dan tagar #pertanianmelawancovid19.

Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda. “Mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” tegasnya

Kegiatan Tugas Akhir ini merupakan tugas pengkajian mengangkat persoalan di lapangan, persoalan Penyuluhan dan pertanian secara luas di lapangan, isu yang direkomendasikan bagi mahasiswa yaitu Teknologi Digital, Krisis Petani, Demografi Lahan, Petani Milenial.

Advertisement

Lukman Effendy, selaku Koordinator Penanggung Jawab dan Dosen pengampu berharap kegiatan ini bisa memberi manfaat kepada mahasiswa. “Harapan kami mahasiswa bisa melangsungkan dan melaksanakan pengkajian, bisa memberikan manfaat pada masyarakat dalam rangka menyelesaikan masalah empirik di lapangan, dan mendapatkan pengalaman.”, ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 bulan, ini dilakukan oleh mahasiswa semester 8. Ait Maryani, selaku Ketua Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan menuturkan tujuan dari diselenggarakannya program ini. “Ini melakukan suatu kegiatan Tugas akhir, melakukan suatu kajian Penyuluhan di lapangan dan ini merupakan persyaratan lulus dari Polbangtan Bogor. Agar mahasiswa mampu melakukan suatu kajian keilmuan di bidang Penyuluhan.”, pungkasnya.

Deni, salah satu mahasiswa yang diberangkatkan pun memberikan harapan dalam kajian terapan ini. “Adanya Sinergi Terhadap ilmu yang diemban selama di Polbangtan Bogor Bisa diterapkan di Masyarakat, dan adanya dukungan instansi bisa berkaloborasi Dengan mahasiswa tuk terlaksana nya Kajian terapan ini bisa berjalan sukses dan Lancar.”, timpalnya.

Advertisement

Pewarta: Deni Efriyansah

Editor: Ardianinda Wisda

Advertisement
Share

Recent Posts

Komnas HAM ungkap Anggaran Pelanggaran HAM Berat 2027 Rp 0, Ini Penjelasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pagu anggaran…

4 hours ago

Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi, DPR Soroti Kinerja dan Pengawasan BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti kasus keracunan program Makan Bergizi…

9 hours ago
Advertisement

IFAD Kunjungi Polbangtan, Tinjau Keberhasilan YESS dan Penjajakan Program YESSI

BOGOR-WARTA BOGOR – Keberhasilan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) dalam mendorong kemandirian…

10 hours ago

10 Hari Ditempa, Mahasiswa Baru Polbangtan Kementan Siap Jadi Generasi Penggerak Pertanian

BOGOR-WARTA BOGOR – Memasuki Tahun Akademik 2026/2027, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menyelenggarakan Masa…

10 hours ago

Wali Kota Bogor Minta Konsep Leuweung Batutulis Dikembalikan sebagai Hutan Kota

BOGOR - WARTA BOGOR - Konsep pembangunan Leuweung Batutulis yang saat ini tengah dikerjakan oleh…

13 hours ago

Jadi Tamu Kehormatan, Prabowo Bertolak ke Rusia Hadiri Eastern Economic Forum ke-11

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia, untuk menghadiri Eastern…

15 hours ago