Komunikasi merupakan sebuah proses mentransmisikan pesan dari pengirim ke penerima. Komunikasi yang efektif akan muncul saat penerima menginterpretasikan pesan dari pengirim sesuai dengan yang disampaikan oleh pengirim. Komunikasi dalam keluarga tergolong dalam komunikasi primer yang memiliki beberapa karakteristik, yaitu personal, berfokus pada hubungan, serta biasanya disampaikan dengan ekspresif dan informal.
Komunikasi yang terjadi dalam keluarga bersifat lebih fleksibel dibandingkan dengan komunikasi yang dilakukan bersama orang lain (non anggota keluarga). Namun, tidak semua keluarga terdiri dari anggota keluarga yang sedarah (orang tua kandung, anak kandung, saudara kandung). Terdapat keluarga yang terdiri dari orang tua/anak sambung (angkat/tiri). Sebutan keluarga sambung ini dikarenakan anggota keluarga tersebut yang bukan berasal dari keluarga tersebut/tidak sedarah. Tentu tidak mudah bagi setiap anggota keluarga tersebut untuk membangun komunikasi dengan anggota keluarga sambung tersebut. Namun, ketika ia sudah bergabung dalam keluarga sambungnya tersebut, maka kedua belah pihak tentu harus mulai membiasakan diri dan menjalin komunikasi yang baik.
Jika ditelusuri lebih dalam, sebenarnya apa sih definisi dari keluarga?
Keluarga merupakan unit terkecil dalam kehidupan sosial yang memiliki ciri-ciri tinggal di tempat yang sama, bekerja sama dari dua jenis kelamin, terdiri paling sedikit dari dua orang. Satu-satunya lembaga sosial yang memiliki tanggung jawab dalam mengubah organisme biologi menjadi manusia adalah keluarga. Jika dilihat dari segi perspektif ekologis, maka keluarga dapat juga dikatakan suatu sistem. Dimana sistem biasanya akan berfokus pada pengembangan manusia dari pertimbangan cara berhubungan dalam lingkup keluarga dan antar keluarga dengan lingkungan atau pengaruh proses lingkungan sosial terhadap perkembangan individu dan fungsi keluarga.
Dalam keluarga, komunikasi menjadi hal yang penting untuk membangun keharmonisan. Berdasarkan teori komunikasi keluarga, anggota keluarga akan mengkoordinasikan perspektif anggota keluarga untuk suatu kesepakatan dengan dua proses yang berbeda. Proses tersebut akan menghasilkan dua dimensi. Dimensi pertama adalah dimensi percakapan (conversation) yang mengacu pada kemampuan keluarga menciptakan lingkungan yang dapat mendorong setiap anggota keluarga agar berpartisipasi dalam interaksi pada berbagai topik. Dimensi kedua adalah dimensi kesesuaian (conformity) yang lebih menekankan kemampuan komunikasi keluarga dalam menciptakan homogenitas pada sikap, nilai dan keyakinan.
Lalu bagaimana dengan keluarga sambung atau tiri?
Dalam sebuah keluarga, kerap terjadi perubahan baik yang diinginkan ataupun yang tidak diinginkan. Perubahan tersebut dapat berupa perpecahan yang berujung pada perceraian. Perubahan lainnya juga dapat muncul akibat kematian. Keluarga tiri atau sambung terbentuk saat seorang individu membawa anak dalam suatu hubungan pernikahan yang baru, atau bahkan suatu keluarga menerima seseorang untuk menjadi bagian/anggota inti dari keluarga tersebut. Kompleksitas dalam keluarga tiri biasanya lebih besar dibandingkan dengan keluarga pada umumnya karena terdapat komponen atau subsistem dari keluarga inti biologis.
Peran orang tua tiri menjadi sangat penting karena harus memberikan arti dari sebuah keluarga yang baru bagi anak tiri mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan membangun relasi keluarga yang baik dari awal pertemuan. Komunikasi yang aktif merupakan salah satu langkah keberhasilan dalam suatu keluarga sambung. Komunikasi yang baik dalam keluarga tidak ditentukan oleh status kandung atau tiri, melainkan karakter tiap individu yang dibangun dalam keluarga.
Jika dilihat dalam masyarakat, bagaimana sebenarnya keluarga sambung/tiri saling berkomunikasi?
Setiap individu yang memiliki keluarga sambung mempunyai cara tersendiri untuk berkomunikasi. Meskipun keluarga sambung/tiri sering mendapatkan stereotype yang kurang baik mengenai hubungannya. Sebenarnya tidak semua keluarga sambung/tiri memiliki hubungan dan komunikasi yang kurang baik, kenyataannya di masyarakat masih banyak individu yang memiliki keluarga tiri namun komunikasinya tetap berjalan dengan baik. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa tetap saja terdapat hambatan dalam berkomunikasi antar keluarga sambung/tiri. Berbagai hambatan dapat menimpa keluarga tiri, seperti perasaan yang belum bisa menerima yang dialami anak tiri ataupun orang tua tiri.
Hambatan dalam setiap komunikasi memanglah ada, hanya saja bisa diatasi dengan berbagai cara agar komunikasi antar keluarga sambung/tiri tetap terjalin. Kenyataan yang terjadi di masyarakat, setidaknya ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki komunikasi yang sebelumnya mengalami hambatan. Hal pertama yang bisa dilakukan adalah menurunkan ego masing-masing dan dan saling menerima sehingga salah satu pihak memulai dan pihak lainnya menyambut komunikasi tersebut dengan baik. Tumbuhkan rasa percaya dan ciptakan suasana yang nyaman agar komunikasi dapat berjalan dengan baik. Terakhir, libatkan orang ketiga untuk membantu komunikasi kembali terjalin. Banyak hal yang bisa dilakukan agar komunikasi dengan keluarga tiri tetap terjalin misalnya dengan menanyakan kabar melalui media sosial, quality time di luar rumah, atau sekedar mengunjunginya sembari membawa makanan. Pada dasarnya, komunikasi antarpribadi dalam keluarga tidak bergantung pada status kandung ataupun tiri, melainkan ditentukan oleh usaha untuk membangun komunikasi antarpribadi dan karakter masing-masing individu.
Penulis: Amalia Putri Sukmawati, Anggit Adelia Yuniar, Anggi Vebryan Eka PS, Annisa Fauziah, Brilliant Dhya Natama
Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University
Dosen Pengampu : Ir. MD. Djamaluddin, M.Sc., Dr. Yulina Eva Riany, S.P., M.Ed, Dr. Megawati Simanjuntak, S.P., M.Si
BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan Kota Bogor segera menerapkan skema pengaturan operasional bagi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya…
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…
WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…
BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…