Pendidikan

Mau Masuk IPB University 2026? Ini Jalur Seleksi, Kuota hingga Hal Penting yang Perlu Kamu Tahu

BOGOR – WARTA BOGOR – IPB University kembali membuka penerimaan calon mahasiswa baru angkatan ke-63 untuk tahun akademik 2026–2027. Seleksi ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa program Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) melalui sejumlah jalur penerimaan yang telah disiapkan.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Prof. Deni Noviana, mengatakan kampusnya membuka peluang seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai mahasiswa baru pada 2026.

“IPB University membuka kesempatan bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang melalui beragam jalur seleksi yang tersedia,” ujarnya, dikutip dari laman resmi IPB University, Rabu (18/2/2026).

Advertisement

Sementara itu, Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, Dr. Utami Dyah Syafitri, menjelaskan bahwa jalur penerimaan mahasiswa baru mencakup Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Seleksi Mandiri Masuk IPB (SM-IPB), Jalur Talenta, Jalur Ketua OSIS, Jalur Kerja Sama Mitra atau Beasiswa Utusan Daerah (BUD), hingga Jalur Kelas Internasional.

Untuk jalur seleksi nasional, IPB University turut menerima mahasiswa melalui SNBP, SNBT, serta Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).

Dari sisi kuota, IPB University menetapkan alokasi sekitar 40 persen untuk jalur SNBT dan 30 persen untuk SNBP. Adapun 30 persen sisanya dialokasikan untuk jalur mandiri.

Advertisement

“Khusus Fakultas Kedokteran, pembagian kuotanya berbeda. Jalur SNBP sebesar 20 persen, SNBT 30 persen, dan jalur mandiri mencapai 50 persen,” kata Dr. Utami.

Terkait Jalur SNBP, Dr Utami menyinggung hal-hal penting yang perlu dicermati bagi siswa eligible SNBP

Pertama, saat memilih program studi (prodi), pastikan peserta mempertimbangkan kondisi nilai rapornya. “Perhatikan mata pelajaran pendukung yang dipersyaratkan di masing-masing prodi.

Advertisement

Ada yang satu mapel ada yang dua mapel. Mata pelajaran pendukung merupakan salah satu komponen penilaian, jadi mohon bisa diperhatikan “jelasnya.

Kedua, perhatikan kuota dan keketatan persaingan masing-masing prodi. Daftar selengkapnya silakan klik admisi.ipb.ac.id.

Ketiga, sertifikat prestasi baik akademik maupun talenta adalah data pendukung lain yang diperlukan dalam proses seleksi.

Advertisement

Keempat, ketika sudah diterima di jalur SNBP, maka pilihan prodi tersebut harus diambil karena Anda tidak bisa lagi mengikuti seleksi di jalur SNBT maupun jalur mandiri lainnya di semua perguruan tinggi negeri (PTN).

Kelima, terkait peran Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam penilaian kelulusan, IPB University menetapkan bahwa hasil TKA tidak menjadi penentu kelulusan SNBP 2026. Nilai TKA hanya diposisikan sebagai persyaratan administratif untuk melakukan pendaftaran.

“Hasil TKA tidak menjadi komponen penentu kelulusan di IPB. Penilaian utama tetap mengacu pada nilai rapor dan prestasi yang relevan, sementara TKA digunakan sebagai persyaratan pendaftaran sesuai dengan ketentuan panitia pusat SNPMB,” ujar Prof Deni Noviana.

Advertisement

Ia menyampaikan, kebijakan tersebut sejalan dengan ketentuan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Jalur SNBP, kata dia, tetap menitikberatkan pada rekam jejak prestasi akademik siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.

Secara nasional, ketentuan SNBP 2026 menempatkan TKA sebagai syarat pendaftaran yang bersifat administratif. Kelulusan peserta tetap ditentukan oleh komponen utama, seperti nilai rapor, prestasi akademik maupun nonakademik, serta portofolio bagi program studi tertentu.

Untuk IPB tidak ada program studi dengan persyaratan portofolio.

Advertisement

“IPB tidak menetapkan nilai minimum TKA dalam seleksi SNBP 2026. TKA digunakan sesuai ketentuan panitia pusat sebagai syarat pendaftaran. Berdasarkan data yang ada, akan dilakukan analisis guna mendapatkan informasi yang komprehensif. Dalam seleksi, tetap memperhatikan prinsip seleksi berbasis prestasi yang menjadi karakter utama SNBP,” pungkasnya.

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: SINDOnews

Advertisement

 

Share

Recent Posts

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

2 hours ago

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

3 hours ago
Advertisement

Program IJD Prabowo Dukung Pembangunan Jalan Citeureup–Sukamakmur Sepanjang 20 Km

BOGOR – WARTA BOGOR - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang digulirkan Presiden Republik…

18 hours ago

Pemerintah Perpanjang Penahapan Kewajiban Sertifikasi Halal hingga Tahun 2028

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji menyambut baik penundaan kewajiban sertifikasi…

1 day ago

Usai Bentangkan Spanduk Kritik Pemerintahan di Bundaran HI, Enam Aktivis Greenpeace Akhirnya Dipulangkan

JAKARTA – WARTA BOGOR -  Enam aktivis Greenpeace Indonesia dipulangkan dari Polda Metro Jaya pada…

1 day ago

Transformasi Pendidikan di Kabupaten Bogor Diperkuat dengan Papan Interaktif Digital

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi dukungan Presiden Republik Indonesia Prabowo…

2 days ago