Melihat Proses Pemberdayaan Masyarakat dari Rumah Zakat

BOGOR-WARTABOGOR.id- Program Desa Berdaya yang diluncurkan oleh Rumah Zakat sangat bermanfaat untuk masyarakat, salah satunya adalah Desa Berdaya Pamoyanan yang ada di Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Dengan mengusung tema Agrowisata Berbasis Lingkungan, Elan Jaelani Fasilitator Desa Berdaya Pamoyanan mengembangkan ternak domba, perikanan, pengolahan hasil pertanian dan pengelolaan sampah sebagai salah satu potensi yang dimiliki oleh Pamoyanan.

“Kami dari Desa Berdaya Pamoyanan diundang oleh Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB untuk sharing pemberdayaan dengan ibu-ibu dari Perkumpulan Sekar Tantri Kabupaten berebes, tepatnya pengolahan Talas menjadi lebih menarik seperti lapis dan keripik serta tepung”, Kata Elan Jaelani pada hari Rabu.06-03-2019 di Pamoyanan

Usah pelatihan, ibu-ibu peserta pun menyerbu produk-produk olahan talas mitra Rumah Zakat bahkan untuk oleh-oleh peserta yang kurang lebih berjumlah 50 orang harus pesan lagi karena persediaan yang dibawa dari Desa berdaya pamoyanan kurang banyak. “Alhamdulillah ibu-ibu senaang sekali mencoba produk-produk kami bahkan perorang ada yang pesan 5 sampai 10 box lapis, keripik talas maupun tepung talas” Kata ibu Imas pengrajin Keripik Talas dari Desa Berdaya Pamoyanan.

Advertisement

” Enak banget rasanya semua produk talas ini, kami jadi ingin mencoba membuatnya nanti usai pelatihan dari Bogor” Kata ibu Mutiho Ketua Perkumpulan Sekar Tantri Kabupaten Berebes.

Pada sesi pertama Elan Jaelani menggambarkan pemberdayaan-pemberdayaan yang ada di Pamoyanan yaitu Ternak Domba, Ikan Nila, Pengolahan hasil pertanian dan pengelolaan sampah. Pemberdayaan masyarakat ini diantaranya melalui dua pendekatan yaitu pendekatan ekonomi dan pendekatan sosial, pendekatan ekonomi ini paling menarik buat masyarakat jika dibandingkan dengan pendekatan sosial, tetapi kedua-duanya harus beriringan karena sama-sama penting.

Pada sesi kedua Elan yang didampingi oleh ibu-ibu dari Pamoyanan menyampaikan cara mengolah Talas menjadi Cilok,Lapis dan Keripik. Ibu-ibu diberikan cara-cara serta bahan-bahan untuk membuat makanan-makanan itu karena selain rasanya enak makanan dari Talas itu sarat akan manfaatnya untuk kesehatan karena banyak menganduk serat, vitamin C, anti oksidan dan lain sebagainya yang sangat menarik untuk peserta pelatihan.

Advertisement
Share

Recent Posts

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

5 minutes ago

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

4 hours ago
Advertisement

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

5 hours ago

Program IJD Prabowo Dukung Pembangunan Jalan Citeureup–Sukamakmur Sepanjang 20 Km

BOGOR – WARTA BOGOR - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang digulirkan Presiden Republik…

20 hours ago

Pemerintah Perpanjang Penahapan Kewajiban Sertifikasi Halal hingga Tahun 2028

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji menyambut baik penundaan kewajiban sertifikasi…

1 day ago

Usai Bentangkan Spanduk Kritik Pemerintahan di Bundaran HI, Enam Aktivis Greenpeace Akhirnya Dipulangkan

JAKARTA – WARTA BOGOR -  Enam aktivis Greenpeace Indonesia dipulangkan dari Polda Metro Jaya pada…

1 day ago