JAKARTA – WARTA BOGOR – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyentil Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) soal mengenakan royalti bagi lagi kebangsaan Indonesia Raya.
Dia dengan tegas membantah lagu kebangsaan bisa ditagih hak komersilnya.
“Nggak ada itu (lagu kebangsaan dikenakan royalti),” kata Supratman di Jakarta, dikutip Rabu (20/8/2025).
Supratman menyebut lagu kebangsaan memiliki status hukum domain publik. Artinya, karya tersebut bisa dipakai oleh siapapun tanpa izin dari penciptanya.
“Semua orang yang bicara tentang itu (lagu kebangsaan dikenakan royalti) adalah orang yang tidak baca undang-undang tentang hak cipta. Karena itu udah public domain. “Apalagi Indonesia Raya, nyata-nyata itu dikecualikan dari undang-undang. Itu nyata di dalam undang-undang hak cipta,” kata Supratman.
Dia juga menolak wacana pesta pernikahan yang memutar musik bakal dikenakan royalti.
“Nggak ada, kalau kawinan mah nggak ada,” tegasnya.
Sebelumnya, PSSI protes dengan klaim komersial lagu kebangsaan oleh LMKN. Padahal lagu-lagu seperti Indonesia Raya, Tanah Pusaka, atau Tanah Airku dinilai sebagai pemersatu bangsa.
Sekjen PSSI Yunus Nusi menyatakan keberatan dengan pernyataan LMKN. Dua lagu tersebut disebutnya merupakan perekat dan pemersatu bangsa di arena sepakbola.
“Bahwa lagu-lagu kebangsaan ini menjadi perekat dan pembangkit nasionalisme serta menjadi pemicu rasa patriotisme bagi anak-anak bangsa ketika menyanyikan lagu ini menggema di Stadion GBK dengan puluhan ribu suporter/penonton menyanyikan lagu ini. Ada yang merinding, bahkan ada yang menangis. Itulah nilai-nilai dari lagu kebangsaan ini,” kata Yunus Nusi dalam pernyataan tertulisnya.
Sumber: Inilah.com
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bank Indonesia (BI) resmi menunjuk Destry Damayanti sebagai Pelaksana Tugas…
BOGOR - WARTA BOGOR - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menyiapkan pembentukan tim khusus untuk…
BALI - WARTA BOGOR - Seorang pria berinisial KD meninggal dunia setelah diduga menjadi korban…
BOGOR-WARTA BOGOR – Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Alun-alun Kota Bogor tak…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur dan…