Internasional

Militer Israel Mau Gempur Hamas Selama Dua Bulan Selepas Gencatan Senjata

JAKARTA – WARTA BOGOR – Pemerintah Israel menyatakan operasi militer melawan Hamas akan kembali dilanjutkan setidaknya dua bulan lagi. Perang dilanjut usai gencatan senjata selama 4 hari usai.

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant mengatakan gencatan senjata selama empat hari yang dimulai pada Jumat (24/11/2023) hanya sekedar jeda singkat. Setelah itu mereka akan menggempur Hamas.

“Ini hanya akan jadi jeda singkat. Saat gencatan senjata berakhir, pertempuran akan berlanjut dengan lebih hebat dan berpotensi lebih banyak sandera. Perang dilanjutkan setidaknya dua bulan lagi,” katanya.

Advertisement

Sementara itu, PM Israel Benjamin Netanyahu menjelaskan pertukaran sandera bukan berarti berakhir dari peperangan melawan Hamas.

“Kami akan melanjutkan tujuan perang kami terutama untuk memberantas Hamas,” kata Netanyahu.

Menurutnya, perdamaian antara Israel dengan Palestina dan negara-negara Arab tidak akan bisa tercipta jika Hamas belum dimusnahkan.

Advertisement

Lanjutnya, Hamas merupakan kelompok pembunuh, sehingga harus diberangus demi perdamaian antara Israel dengan negara-negara Arab termasuk Palestina.

“Tidak ada harapan perdamaian antara Israel dengan Palestina dan antara Israel dengan negara-negara Arab jika kita tidak memberantas gerakan pembunuhan yang mengancam masa depan kita,” ucapnya.

Perang antara Israel dengan Hamas berhenti sementara yang dimulai pada Jumat (24/11/2023) pukul 07.00 waktu setempat atas kesepakatan bersama yang dimediasi oleh Qatar.

Advertisement

Selama gencatan senjata yang berlangsung selama 4 hari, kedua pihak bersepakat melakukan pembebasan sandera.

Pemimpin Militer Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam juga telah mengumumkan hal tersebut. Mereka mengatakan operasi militer dihentikan oleh kedua pihak selama gencatan senjata berlangsung.

“Gencatan Senjata berlaku selama empat hari terhitung sejak Jumat pagi. Disertai dengan penghentian seluruh aktivitas militer,” mengutip pernyataan Ezzedine Al-Qassam seperti diberitakan AFP.

Advertisement

Dalam kesepakatan gencatan senjata tersebut, akan ada 50 dari total 240 sandera di Gaza yang bakal dibebaskan milisi Hamas, sebagai balasan Israel juga akan membebaskan 150 tahanan Palestina dari penjara Israel.

 

 

Advertisement

Sumber: CNN Indonesia

Share

Recent Posts

Pemkot Bogor Targetkan Penurunan Kabel Udara Sepanjang 20 Kilometer pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melanjutkan penataan kabel udara melalui…

17 hours ago

Menteri Koperasi Pastikan Gaji PNS Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Tahun Ini

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan rencana penyaluran gaji pegawai negeri…

18 hours ago
Advertisement

Pemerintah Azerbaijan Batasi Penggunaan Hijab di Sekolah, Ini Alasannya

WARTA BOGOR - Pemerintah Azerbaijan menerapkan aturan seragam sekolah baru yang berdampak pada penggunaan hijab…

21 hours ago

BAZNAS Targetkan Pengumpulan Zakat Nasional Rp70 Triliun pada 2027

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan penghimpunan zakat, infak,…

2 days ago

Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Salurkan Bansos

JAKARTA - WARTA BOGOR - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan…

2 days ago

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi…

2 days ago