Kota Bogor

Pemkot Bogor Ungkap WFH ASN bisa Hemat Anggaran hingga Rp900 juta per bulan

BOGOR – WARTA BOGOR – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mencatat efisiensi anggaran hingga hampir Rp900 juta per bulan dari penerapan kerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa penghematan tersebut berasal dari berbagai komponen belanja operasional, seperti penggunaan listrik, air, hingga bahan bakar kendaraan.

Efisiensi juga terjadi akibat berkurangnya penggunaan kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi ASN selama kebijakan WFH diterapkan.

Advertisement

“Secara akumulatif, efisiensi bisa mencapai hampir Rp900 juta per bulan. Itu dari akumulasi hanya eselon III ke bawah,” kata Dedie usai meninjau salah satu rumah ASN di Kota Bogor, Jumat (10/4/2026).

Ia menyebutkan bahwa kebijakan WFH diterapkan kepada ASN eselon III ke bawah dengan proporsi sekitar 9 persen atau sebanyak 1.054 pegawai.

Menurutnya, pelaksanaan WFH di Kota Bogor didukung oleh sistem berbasis teknologi dengan pengawasan yang ketat agar kinerja ASN tetap optimal. Pemantauan dilakukan melalui sistem absensi terintegrasi dengan koordinat lokasi, absensi tiga kali sehari, serta kewajiban pelaporan kerja secara berkala.

Advertisement

“Dan ini harus dipastikan pelaksanaan pelaporannya dilaksanakan sesuai dengan koordinat kediaman masing-masing,” ujarnya.

Meski terjadi efisiensi anggaran, Dedie menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menilai keberhasilan efisiensi tersebut tidak terlepas dari penerapan sistem pengawasan berbasis teknologi yang disiplin.

Advertisement

Ia menekankan bahwa kebijakan WFH perlu didukung dengan sistem kontrol yang kuat agar kinerja ASN tetap terjaga dan tidak berdampak pada pelayanan masyarakat.

“Kami melihat WFH ini harus didampingi dengan perangkat teknologi dan sistem pemantauan yang mumpuni, sehingga kinerja tetap terpenuhi dan tidak berdampak pada pelayanan,” ujar Bima Arya.

Ia menambahkan, Kementerian Dalam Negeri akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap penerapan WFH di berbagai daerah guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif sesuai tujuan.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: antaranews

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

3 hours ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

6 hours ago
Advertisement

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

6 hours ago

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

2 days ago

Polisi Selidiki Kasus Pencabulan di Ponpes Ciawi Bogor, Diduga Libatkan Lima Pelaku

BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…

2 days ago

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Dirawat di Kebun Binatang

WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…

2 days ago