Pertanian

Pertanian Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi,Ayo Investasi

JAKARTA-ARTABOGOR.id-Sektor pertanian memiliki ketahanan terhadap dampak negatif pandemi Covid-19 karena tetap mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang 2020. Kendati demikian, sektor pertanian masih tetap membutuhkan aliran investasi untuk bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

Peneliti Senior LPEM Fakultasn Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Riyanto, mengatakan, Indonesia tengah menunjukkan tanda-tanda deindustrialisasi yang mengarah ke hal negatif.

Itu terlihat karena adanya surplus tenaga kerja di perdesaan yang belum bisa mampu terserap di sektor jasa. Hal tersebut menunjukkan adanya ketidakmampuan sektor industri untuk berkembang cepat.

Advertisement

Pada saat yang bersamaan, sektor pertanian yang memiliki kontribusi besar dalam perekonomian Indonesia memiliki peluang untuk menjadi penopang perekonomian. Apalagi, kata dia, sektor pertanian terbukti dapat meningkatkan sektor non pertanian jika tengah mengalami pertumbuhan positif. “Kalau pertanian mau dijadikan mesin pertumbuhan, tidak ada pilihan lain selain peningkatan investasi,” kata Riyanto dalam webinar yang digelar pada Selasa (23/2).

Riyanto menjelaskan, sektor pertanian dan industri memiliki keterkaitan yang erat dengan sektor industri. Hasil penghitungannya mencatat, setiap pertumbuhan sektor pertanian sebesar 1 persen, maka bisa menghasilkan pertumbuhan di sektor industri sebesar 1,36 persen.

Oleh sebab itu, investasi yang masuk harus diarahkan pada agroindustri. Itu demi mendukung industrialisasi produk-produk pertanian yang dihasilkan para petani tradisional.

Advertisement

“Elastisitas sektor pertanian terhadap manufaktur cukup besar. Tapi kita alami pertumbuhan industri yang lemah. Maka kuncinya mendorong pertanian agar kita bisa keluar dari jebakan pertumbuhan 5 persen,” kata Riyanto.

Meski begitu, mendatangkan investasi ke agroindustri tidak mudah.Riyanto mengatakan, dibutuhkan reformasi kelembagaan, kedisiplinan, dan modal sosial dari para pelakunya untuk bisa mendapatkan kepercayaan investor. Dalam hal ini, generasi muda diperlukan untuk terjun ke sektor pertanian.”Agroindustri akan memberikan nilai tambah yang besar. Mungkin memang anak muda yang akan mengarah ke sana,” katanya.

Koordinator Fungsi Konsolidasi Neraca Produksi Nasional, Badan Pusat Statistik, Nur Indah Kristiani, mengatakan, sektor pertanian selama tahun 2020 tumbuh sebesa 1,75 persen. Adapun kontribusinya terhadap total produk domestik bruto nasional mencapai 13,7 persen.

Advertisement

Namun, dari sisi produktivitas, tengah mengalami tren penurunan. Itu tercermin dari distribusi penduduk yang bekerja di lapangan usaha pertanian meningkat 29,8 persen pada tahun lalu. Angka itu naik, dari posisi 2019 yang kontribusinya sebesar 27 persen.”Ini hambatan, karena kalau produksi dibagi dengan jumlah tenaga kerjanya, maka produktivitas akan semakin rendah,” katanya.(republika.co.id)

Share

Recent Posts

Dedie Rachim Temui Pendemo Sopir Angkot di Balai Kota Bogor, Massa Desak Pemkot Hentikan Razia

BOGOR - WARTA BOGOR - Wali Kota Bogor Dedie Rachim menemui para sopir angkot yang…

16 hours ago

Dishub Kota Bogor Tilang 962 Angkot Tua, 818 Unit Masih Diburu

BOGOR - WARTA BOGOR - Jumlah angkutan kota atau angkot berusia di atas 20 tahun…

23 hours ago
Advertisement

Pemprov Jabar Targetkan Anak Tidak Sekolah Nol pada 2029

BANDUNG - WARTA BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan seluruh anak di Jawa Barat…

1 day ago

Komnas HAM ungkap Anggaran Pelanggaran HAM Berat 2027 Rp 0, Ini Penjelasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pagu anggaran…

2 days ago

Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi, DPR Soroti Kinerja dan Pengawasan BGN

JAKARTA - WARTA BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti kasus keracunan program Makan Bergizi…

2 days ago

IFAD Kunjungi Polbangtan, Tinjau Keberhasilan YESS dan Penjajakan Program YESSI

BOGOR-WARTA BOGOR – Keberhasilan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) dalam mendorong kemandirian…

2 days ago