BOGOR – WARTA BOGOR – Perusahaan umum daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) berinovasi membangun fasilitas pengolahan air hujan menjadi air bersih pada pasar yang berada di bawah pengelolaan Perumda PPJ, yakni Pasar Gembrong Sukasari.
Direktur Utama (Dirut) PPJ, Jenal Abidin mengatakan pengolahan limbah air hujan ini ditampung dan diolah sehingga menjadi air bersih yang bisa digunakan untuk fasilitas kebersihan.
Proses pemanfaatanya adalah melalui pipa yang dipasang di atas atap kemudian dialirkan ke dalam penampungan di lantai dasar yang selanjutnya diolah.
“Iya sistem pengolahanya ada di bawah, ditampung, kemudian air itu diolah melalui sistem penyaringan, sehingga menghasilkan air yang bisa dimanfaatkan untuk kebersihan, jadi tidak terbuang tapi bisa dimanfaatkan,” ujar Jenal saat mendampingi Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meninjau progres pembangunan pasar pada Senin (9/6/2025).
Pasar yang memiliki kapasitas 600 kios dan los ini juga memiliki berbagai sarana prasarana berstandar SNI.
Di antaranya adalah fasilitas bermain anak yang berada di dalam ruangan seluas 600 meter yang saat ini sedang dalam tahap proses pembangunan.
Taman bermain anak ini tepat berada di rooftop bersebelahan dengan foodcourt.
Selain itu, fasilitas lainnya adalah akses masuk ke dalam pasar yang dilengkapi untuk difabel sehingga ramah disabilitas.
“Beberapa sarana dan prasarana lainya adalah sistem pengawasan keamanan menggunakan CCTV di setiap lantai dan juga di setiap sudut,” kata Jenal.
Sumber: TribunnewsBogor.com
JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…
CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…
TANAH LAUT-WARTA BOGOR – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…