Politik

Syarat Cawapres 2024: Pendidikan Minimal SMA

JAKARTA – WARTA BOGOR – Syarat pencalonan calon wakil presiden di Pilpres 2024 diatur dalam UU N0.7 Tahun 2017 tentang pemilu. Mulai dari batas usia, latar belakang pendidikan hingga bebas dari riwayat kasus pidana, korupsi, dan narkoba.

Dalam Pasal 169 UU Pemilu, syarat pencalonan wakil presiden yakni minimal berusia 40 tahun. Capres juga harus memiliki nomor pokok wajib pajak dan melaksanakan kewajiban membayar pajak dalam lima tahun terkahir.

Lalu syarat latar belakang pendidikan calon wakil presiden yakni minimal lulus dari sekolah menengah atas atau sederajat.

Advertisement

“Berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas, madrasah aliyah, sekolah menengah kejuruan, madrasah aliyah kejuruan, atau sekolah lain yang sederajat,” kutip huruf r Pasal 169 UU Pemilu.

Syarat berikutnya, calon wakil presiden bukan bekas anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) dan tidak pernah terlibat dalam Gerakan 30 September 1965.

Kemudian, calon wakil presiden tidak boleh memiliki riwayat dipenjara karena melakukan tindak pidana yang ancaman hukumannya lima tahun penjara atau lebih.

Advertisement

“Tidak pernah mengkhianati negara serta tidak pernah melakukan tindak pidana korupsi atau tindak pidana berat lainnya,” bunyi Pasal 169 UU Pemilu.

Calon presiden pun harus bertempat tinggal di wilayah Republik Indonesia, tidak memiliki utang, tidak sedang dicalonkan sebagai anggota DPR, DPD atau DPRD serta tidak melakukan tindak tercela.

“Mampu secara rohani dan jasmani untuk melaksanakan kewajiban sebagai presiden dan wakil presiden serta bebas penyalahgunaan narkotika,” kutip bunyi Huruf e Pasal 169 UU Pemilu.

Advertisement

Seperti halnya calon presiden, calon wakil presiden didaftarkan oleh partai politik atau gabungan partai politik ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Lalu, KPU akan melakukan verifikasi capres dan cawapres, dan jika tidak memenuhi syarat bisa ditolak oleh KPU.

Saat ini masa pendaftaran capres dan cawapres belum dibuka. KPU baru akan membuka pada 19 Oktober sampai 25 November 2023. Dilanjut masa verifikasi dan kampanye. Lalu pemungutan suara dilakukan pada 14 Februari 2024.

 

Advertisement

Sumber: CNN Indonesia

 

 

Advertisement
Share

Recent Posts

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

5 hours ago

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

6 hours ago
Advertisement

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

20 hours ago

DPR Soroti Lahan Bekas Karhutla yang Berubah Jadi Perkebunan Sawit

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat terkait menyelidiki dugaan…

1 day ago

KAI Commuter Rekayasa Rangkaian KRL, Rute Bogor Kembali Bertambah 13 Perjalanan

BOGOR - WARTA BOGOR - KAI Commuter kembali menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai…

1 day ago

Polbangtan Kementan Peringati Maulid Nabi, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dalam Kehidupan Akademik

BOGOR-WARTA BOGOR — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Aula Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor,…

2 days ago