Kesehatan

Tidak Hanya di Inggris, Covid-19 Jenis Baru Kembali Ditemukan di Nigeria

JAKARTA-WARTABOGOR.id – Banyak negara dibuat heboh oleh Inggris pada akhir tahun 2020.

Hal itu bermula ketika negara Eropa ini dikabarkan memiliki kasus Covid-19 jenis baru yang penyebarannya sangat cepat terjadi kepada para penduduk.

Belum selesai Covid-19 jenis baru yang ada di Inggris, Pusat Pencegahan Penyakit Menular (CDC) Afrika pun dihampiri sebuah kabar buruk.

Advertisement

Pasalnya, Covid-19 jenis baru yang hampir sama di Inggris kini juga ditemukan di negara Nigeria.
Dikutip dari Al-Jazeera, Covid-19 jenis baru tersebut ditemukan di Nigeria jelang akhir tahun 2020.

Kepala CDC Afrika menjelaskan bahwa munculnya Covid-19 jenis baru ini harus diselidiki lebih lanjut.

Meskipun memiliki gejala yang hampir sama dengan Covid-19 di Inggris, Kepala CDC Afrika menjelaskan bahwa ini adalah dua virus yang benar-benar berbeda.

Advertisement

“Ini memiliki garis yang berbeda dengan (Covid-19) Inggris dan juga Afrika Selatan,” jelas Kepala CDC Afrika, John Nkengasong.

Nkengasong menyatakan, pemerintah Nigeria dan CDC Afrika masih harus menganalisis lebih banyak sampel lagi demi bisa mengetahui wabah ini secara lebih pasti.

“Beri kami sedikit waktu, ini masih terlalu dini,” tutur Nkengasong lagi.

Advertisement

Kasus Covid-19 jenis baru di Nigeria sudah terjadi pada dua orang warga yang terkena pada 3 Agustus dan 9 Oktober 2020.

Namun persebaran Covid-19 jenis baru yang ada di Afrika ini dinilai menyebar sangat cepat.
Nigeria dan Afrika Selatan sendiri mengalami peningkatan kasus Covid-19 sebanyak 52 persen.

Peningkatan tersebut terjadi hanya dalam waktu satu pekan terakhir saja.

Advertisement

Kendati penyebaran penyakitnya sangat cepat, Nkengasong menjelaskan bahwa tidak ada bukti Covid-19 jenis baru ini membawa penyakit yang lebih parah.
“Kami yakin mutasi ini tidak akan berpengaruh pada penyebaran Covid-19 ke benua itu,” kata Nkengasong lagi.(pikiran-rakyat.com)

Share

Recent Posts

Stunting Kabupaten Bogor Turun dari 18,9 Persen Jadi 2,37 Persen, Pemkab Perkuat Pencegahan

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui kolaborasi…

4 hours ago

Kemenag Buka Bantuan Pendidikan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Pendaftaran 5–12 Oktober 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) bagi…

7 hours ago
Advertisement

Daftar HP yang Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp, Ada iPhone hingga Samsung

WARTA BOGOR - WhatsApp menghentikan layanan pada sejumlah ponsel lawas yang tidak lagi memenuhi persyaratan…

14 hours ago

KPK Ungkap Praktik Joki Skripsi Masih Terjadi di 91 Persen Perguruan Tinggi

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan praktik joki tugas akhir atau…

16 hours ago

Dukung Semangat Belajar dan Menghafal Al-Qur’an, Infak ID Salurkan Paket Alat Tulis untuk 36 Santri Sabilul Quran Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR — Infak ID kembali menebar kebaikan melalui program kepedulian pendidikan, kali ini dengan…

1 day ago

Di Tengah Lonjakan Harga Pangan, Rumah Zakat Salurkan Paket Beras untuk Warga Prasejahtera di Cibadak Sukabumi

SUKABUMI-WARTA BOGOR— Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok yang kian terasa berat bagi masyarakat, Rumah…

1 day ago