Berita

Tiga Sektor Jadi Fokus Menkeu Purbaya untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi RI

JAKARTA – WARTA BOGOR – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan tiga sektor utama yang ingin ia dorong sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi nasional, yakni manufaktur, energi, dan sektor berbasis pertanian.

Ia menegaskan bahwa ketiganya menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi agar lebih hidup.

Purbaya menilai sektor manufaktur tetap menjadi tulang punggung penting.

Advertisement

“Manufaktur, apalagi ada pertanian di situ, manufaktur nggak semuanya, sama energi,” ujar Purbaya dalam acara KompasTV Bisnis Economic Outlook 2026, Selasa (16/12/2025).

Namun, ia menegaskan tidak semua subsektor manufaktur akan diperlakukan sama, melainkan disesuaikan dengan keunggulan dan kesiapan masing-masing.

Selain manufaktur, sektor energi juga menjadi perhatian utama.

Advertisement

Menurut Purbaya, ketersediaan energi yang kuat dan efisien merupakan fondasi bagi seluruh aktivitas ekonomi.

Ia menekankan, jika fondasi ekonomi kuat, efek berantainya akan muncul secara otomatis.

Ketika ekonomi membaik, daya beli masyarakat meningkat, sektor pariwisata bergerak, dan aktivitas konsumsi kembali hidup.

Advertisement

Kondisi tersebut juga menciptakan stabilitas sosial dan politik, yang pada akhirnya membuat investor dan wisatawan asing lebih percaya untuk datang ke Indonesia.

fiskal lebih luas untuk kembali membiayai pembangunan, termasuk mengembangkan sektor pariwisata dan infrastruktur pendukung lainnya.

Dalam mendorong ketiga sektor tersebut, Purbaya mengaku tidak memilih pendekatan yang terlalu selektif sejak awal.

Advertisement

Ia lebih memilih menciptakan iklim ekonomi yang sehat melalui kebijakan fiskal dan moneter yang berjalan seiring, serta memperbaiki berbagai distorsi dan hambatan struktural.

Sektor yang siap dan kompetitif, menurutnya, akan tumbuh dengan sendirinya.

Ia menegaskan, pemerintah akan memberikan insentif secara terukur hanya jika benar-benar diperlukan, dengan tujuan memastikan mesin pertumbuhan ekonomi nasional bisa kembali bekerja optimal.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

Sumber: kompas

Advertisement
Share

Recent Posts

Indonesia Cuan, Australia dan India Jajaki Pupuk Indonesia

JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…

39 minutes ago

Kebijakan WFH Jumat Berpotensi Munculnya Fenomena PJKA

WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…

4 hours ago
Advertisement

Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM, Korban Diimingi Sekolah ke Mesir

BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…

4 hours ago

Belum Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung Terkait Kasus Nikel

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…

5 hours ago

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

1 day ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

1 day ago