Internasional

Update Gempa Turki-Suriah, Korban Tewas Hampir 8 Ribu Orang

JAKARTA – WARTA BOGOR – Setidaknya ada 7.926 orang meninggal dunia akibat gempa dashyat bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Turki hingga Suriah pada Senin (6/2).

Jumlah tersebut merupakan akumulasi korban meninggal di Turki dan Suriah per Selasa (7/2).

Wakil Presiden Fuat Oktay melaporkan korban tewas di Turki mencapai 5.894 dan yang terluka.

Advertisement

Sementara itu, Pertahanan Sipil Suriah atau yang dikenal White Helmets melaporkan jumlah korban di Suriah Barat Laut mencapai 1.220 jiwa.

Mereka menyatakan jumlah korban akan terus meningkat karena ratusan orang masih terjebak di reruntuhan.

“Tim kami terus melakukan pencarian dan operasi penyelamatan di tengah situasi yang sulit,” demikian menurut pernyataan resmi Pertahanan Sipil Suriah, seperti dikutip CNN.

Advertisement

Beberapa pihak menilai korban tewas di Suriah tak jelas lantaran wilayah terdampak gempa dikuasai kelompok pemberontak.

Komunitas internasional juga beramai-ramai meminta Rusia agar pemerintahan Bashar Al Assad membuka jalur ke wilayah itu untuk bantuan kemanusiaan.

Gempa dengan magnitudo 7,7 melanda Turki hingga Suriah. Guncangan ini juga terasa sampai negara tetangga, Lebanon.

Advertisement

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (United State Geological Survey/USGS) episentrum gempa berada pada 17,9 kilometer di bawah permukaan bumi.

Setelah gempa pertama, mereka mencatat setidaknya 100 gempa susulan terjadi. Salah satu gempa itu bermagnitudo 7,5 dan berada 10 kilometer di bawah permukaan bumi.

Para pakar menilai banyak korban berjatuhan lantaran gempa berada di kedalaman yang dangkal, di area penduduk, dan terjadi saat malam hari, ketika orang-orang terlelap.

Advertisement

Gempa mematikan di Turki bukan kali pertama. Pada 1939, gempa berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang Erzincan Timur dan menewaskan lebih dari 30 ribu orang.

Kemudian pada Agustus 1999, gempa bermagnitudo 7,6 melanda Izmit. Akibat bencana ini, lebih dari 17 ribu orang tewas.

Turki memang berada di salah satu zona gempa paling aktif di dunia. Jadi, negara ini kerap diguncang gempa.

Advertisement

Sumber : CNN Indonesia

 

Advertisement
Share

Recent Posts

ASN di Bogor Selatan Diduga Tipu Warga Bermodus Lolos CPNS, Korban Rugi hingga Rp70 Juta

BOGOR – WARTA BOGOR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bogor…

20 hours ago

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

1 day ago
Advertisement

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

1 day ago

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

1 day ago

Program IJD Prabowo Dukung Pembangunan Jalan Citeureup–Sukamakmur Sepanjang 20 Km

BOGOR – WARTA BOGOR - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang digulirkan Presiden Republik…

2 days ago

Pemerintah Perpanjang Penahapan Kewajiban Sertifikasi Halal hingga Tahun 2028

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji menyambut baik penundaan kewajiban sertifikasi…

2 days ago