Kesehatan

Wow, Rekor Tertinggi Kasus Covid 19

JAKARTA, WARTABOGOR.id- Penambahan kasus Covid-19 harian di Tanah Air kembali mencatatkan angka tertinggi pada Sabtu (30/1/2021).

Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 hingga pukul 12.00 WIB menunjukkan adanya penambahan 14.518 kasus dalam 24 jam terakhir.

Jumlah tersebut didapatkan dari pemeriksaan terhadap 70.026 spesimen.

Advertisement

Sebelumnya, penambahan pasien harian tertinggi terjadi pada 16 Januari dengan jumlah 14.224 orang.

Jumlah penambahan kali ini merupakan yang tertinggi sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan pertama kali pada 2 Maret 2020.

Akibat penambahan tersebut, maka total kasus Covid-19 di Indonesia berjumlah 1.066.313 dengan spesimen yang telah diperiksa adalah sebanyak 9.194.031 dari 3.059.777 orang.

Advertisement

Dari jumlah tersebut, terdapat 862.502 orang pasien yang dinyatakan sembuh. Penambahan pasien sembuh pada hari yang sama adalah sebanyak 10.242 orang.

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah 210 orang sehingga totalnya menjadi 29.728 orang.

Berdasarkan data sebaran kasus baru Covid-19 pada Sabtu (30/1/2021), Jawa Barat merupakan daerah yang mencatatkan kasus baru Covid-19 tertinggi.

Advertisement

Jawa Barat mencatatkan sebanyak 4.601 kasus baru, yang disusul oleh DKI Jakarta sebanyak 3.491 kasus baru.

Kemudian Jawa Tengah sebanyak 1.237, Jawa Timur 830, dan Kalimantan Timur 701 kasus baru.

Kasus Aktif dan Suspek

Advertisement

Berdasarkan jumlah total kasus, pasien sembuh, dan pasien meninggal dunia Covid-19 yang tercatat pada Sabtu (30/1/2021), terdapat 174.083 kasus aktif di Indonesia.

Jumlah tersebut adalah 16,3 persen dari total jumlah kasus Covid-19 yang terkonfirmasi positif.

Kasus aktif adalah pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Advertisement

Jumlahnya diketahui dari pengurangan jumlah total pasien terinfeksi Covid-19 dengan jumlah total pasien sembuh dan meninggal dunia.

Sementara itu, data juga menunjukkan ada sebanyak 74.985 orang yang suspek Covid-19.

Ada dan Berbahaya

Advertisement

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Utama ( PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, hingga saat ini Indonesia masih berjuang menangani pandemi Covid-19.

Ia mengingatkan bahwa virus corona benar-benar ada dan sangat berbahaya, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

Said meminta masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak aman.

Advertisement

Tak hanya itu, ia meminta masyarakat ikut menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang sudah mulai berlangsung.

“Kalau ada vaksin nanti, ayo kita sukseskan agenda vaksin ini. Saya ngomong seperti ini tidak dibayar, enggak, tapi ingin menyelamatkan kita semua,” ujarnya.

Advertisement
Share

Recent Posts

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

2 days ago

Polisi Selidiki Kasus Pencabulan di Ponpes Ciawi Bogor, Diduga Libatkan Lima Pelaku

BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…

2 days ago
Advertisement

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Dirawat di Kebun Binatang

WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…

2 days ago

Sapi Kurban Lepas Acak-Acak Minimarket di Leuwiliang Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Seekor sapi kurban lepas dan masuk ke sebuah minimarket di…

3 days ago

Pakar Berikan Tips Menyimpan Daging Kurban Agar Tetap Aman, Berkualitas hingga Bebas Kontaminasi

WARTA BOGOR - Melimpahnya daging kurban saat Idul Adha menjadi berkah bagi masyarakat. Namun, penanganan…

3 days ago

Polri Kembangkan ETLE Face Recognition, Pelanggar Tak Bisa Lagi Sembunyikan Pelat Nomor

WARTA BOGOR - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mengembangkan sistem tilang elektronik atau electronic…

5 days ago