WARTA BOGOR- Pesawat Yeti Airlines jatuh di Nepal membawa 68 penumpang dan 4 kru pesawat. Laporan terbaru menyebutkan ada 15 warga negara asing (WNA) di antaranya.
Dilansir AFP, Minggu (15/1/2023), pihak maskapai menyebutkan adanya 15 WNA yang berada di pesawat.
Juru bicara Yeti Airlines Sudarshan Bartaula merinci sebagai berikut: 5 warga India, 4 warga Rusia, 2 warga Korea, 1 warga Australia, 1 warga Argentina, 1 warga Irlandia, dan 1 warga Prancis. Namun belum dilaporkan bagaimana kondisi mereka.
Sebelumnya dikabarkan setidaknya 40 orang yang tewas dalam insiden itu. Dari jumlah itu, asisten kepala distrik Kaski, Gurudatta Dhakal, memberikan konfirmasi temuan jenazah berjumlah 29 dan juga sejumlah korban selamat.
Namun dia belum menyebutkan detail berapa korban selamat tersebut.
“Kami menemukan 29 jenazah sejauh ini dan juga mengevakuasi sejumlah korban selamat ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ucap Dhakal kepada AFP.
Sebelumnya disebutkan badan pesawat Yeti Airlines yang jatuh di Nepal terbelah. Satu bagian berada di lereng bukit, bagian lain jatuh ke ngarai sungai.
Tim penyelamat kesulitan mencapai lokasi yang berada di jurang antara 2 bukit yang dekat dengan bandara.
Otoritas penerbangan setempat menyebut pesawat itu terakhir melakukan kontak dengan bandara dari Seti Gorge pada pukul 10:50 (0505 GMT). Setelahnya pesawat itu jatuh.
“Separuh badan pesawat berada di sisi bukit,” ucap warga setempat bernama Arun Tamu.
(Detiknews.com)
CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…
TANAH LAUT-WARTA BOGOR – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…
KABUPATEN BOGOR - BOGOR - Kabar adanya dugaan praktik jual beli jabatan mencuat di lingkungan…
BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor menyiapkan anggaran sekitar Rp51 miliar untuk melanjutkan…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Viral di media sosial percakapan bernada pelecehan seks di grup…