Berita

Bukan Karena Sakit, KPK Jelaskan Alasan Yaqut Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA – WARTA BOGOR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, telah dialihkan menjadi tahanan rumah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa perubahan status penahanan tersebut bukan disebabkan oleh kondisi kesehatan.

“Bukan karena kondisi sakit,” ujar Budi kepada wartawan, Minggu (22/3/2026).

Advertisement

Menurut Budi, keputusan tersebut diambil setelah KPK menerima permohonan dari pihak keluarga Yaqut. Namun, KPK tidak merinci alasan di balik pengajuan permohonan tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap perkara memiliki pendekatan penanganan yang berbeda, termasuk dalam hal penahanan tersangka.

Hal ini menanggapi perbandingan dengan kasus Lukas Enembe, mantan Gubernur Papua, yang sebelumnya mendapat pembantaran penahanan karena alasan kesehatan.

Advertisement

“Setiap proses penyidikan memiliki kondisi dan strategi penanganan perkara yang berbeda,” jelasnya.

Sempat Jadi Sorotan

Keberadaan Yaqut sebelumnya menjadi sorotan setelah dikabarkan tidak lagi berada di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.

Advertisement

Informasi ini pertama kali diungkap oleh Silvia Rinita Harefa, istri dari Immanuel Ebenezer (Noel), usai menjenguk suaminya di Rutan KPK saat momen Lebaran, Sabtu (21/3/2026).

Menurut Silvia, para tahanan tidak melihat Yaqut sejak Kamis malam.

“Tadi sempat tidak melihat Gus Yaqut. Informasinya keluar sejak Kamis malam,” ujarnya.

Advertisement

Ia menambahkan, para tahanan sempat mempertanyakan keberadaan Yaqut, terlebih karena waktu tersebut berdekatan dengan malam takbiran.

Bahkan, berdasarkan keterangan Noel, Yaqut juga tidak terlihat saat pelaksanaan salat Id yang difasilitasi KPK bagi para tahanan Muslim.

“Katanya mau diperiksa, tapi saat salat Id juga tidak terlihat,” ungkap Silvia.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: detiknews

Advertisement
Share

Recent Posts

Kebakaran di Suryakencana, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup

BOGOR - WARTA BOGOR - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) resmi menutup…

1 day ago

Prabowo soal Pendidikan Indonesia Tertinggal: Singapura Hanya Urus Satu Kota, Indonesia Punya 388 Ribu Sekolah

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden RI Prabowo Subianto menilai perbandingan kualitas pendidikan Indonesia dengan…

1 day ago
Advertisement

BRIN Kembangkan Food Guard, Alat untuk Deteksi Makanan Basi di Ompreng MBG

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, memaparkan…

1 day ago

LRT Masuk Bogor 2030, Pemkot Soroti Nasib Terminal Baranangsiang yang Tak Ada Perubahan

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mempertanyakan kelanjutan pengembangan Terminal Baranangsiang…

2 days ago

Kasus Korupsi Sudah Keterlaluan, MUI Desak Pemerintah dan DPR Terapkan Hukuman Mati bagi Koruptor

JAKARTA - WARTA BOGOR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong pemerintah dan DPR RI untuk…

2 days ago

Buruan Daftar! Pendaftaran Upacara HUT RI di Istana Merdeka Resmi Dibuka, Kuota Terbatas

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah resmi membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti Upacara…

2 days ago