Pendidikan

Gelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh, Mentan Syahrul: Jadi Petani itu Keren!

JAKARTA-WARTA BOGOR – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo meyakini bahwa jika pemuda dan pemudi sudah turun tangan mengambil peran di sektor pertanian, maka 50 persoalan bangsa dan negara, termasuk kemiskinan akan selesai.

“Karena itu, saya berharap 1 juta orang ini akan menjadi kekuatan baru bagi bangsa yang akan menjaga 273 juta jiwa Indonesia,” tegas Mentan Syahrul saat membuka Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume IV 2022, yang bertema Wirausaha Pertanian, Jakarta, Selasa (22/11).

Mantan gubernur dua periode Sulawesi Selatan itu mengatakan bahwa menjadi petani atau menggerakkan pertanian itu sama dengan memastikan diri sendiri keren dan tidak miskin.

Advertisement

“Jadi, menjadi petani pasti keren dan menjadi petani pasti tidak miskin. Kenapa? karena aku bercocok tanam. Kamu dilatih hari ini dan satu bulan ke depan harus ada implementasinya,” tutur Mentan Syahrul.

Menurut Mentan, peningkatan pendapatan di sektor pertanian akan terdongkrak melalui pengembangan agribisnis. Untuk itu, pertanian konvensional harus bertransformasi menjadi agribisnis yang menguntungkan.

“Pertanian itu kamu bisa bisniskan melakukan kerja mulai dari budidaya. Budidaya itu polybagkan di halaman rumah satu meter sudah bisa menghasilkan uang. Jadi, jangan berpikir pertanian harus punya 10 hektare,” kata Mentan Syahrul.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menambahkan, tujuan dari pelatihan untuk menumbuhkan minat kewirausahaan kepada petani.

“Tujuan dari pelatihan ini adalah kita ingin mengarahkan kepada petani bahwa kalau petani ingin untung harus berbisnis, harus membangun agrisbisnis melalui wirausaha pertanian,” kata Dedi.

Dedi menjelaskan, saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) sedang melakukan transformasi dari pertanian yang hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri, keluarga, dan tetangga, menjadi ladang menghasilkan keuntungan sebanyak-banyaknya.

Advertisement

“Yang kita ingin bangun adalah wirausaha pertanian karena wirausaha pertanianlah yang akan menjamin keberlangsungan pembangunan pertanian ke depan,” tegas Dedi.

Dedi juga menanggapi soal rasio kewirausahaan Indonesia yang pada tahun 2022 baru mencapai 3,47 persen, jauh di bawah negara maju yang kategori rasio kewirausahaan minimal 12 persen dari populasi.

“Salah satu indikator keberhasilan suatu negara kalau rasio pengusahanya tinggi. Kita memang termasuk rendah makanya pembangunan pertanian juga harus kita genjot terus,” kata Dedi.

Advertisement

Disebutkan Dedi bahwa agen pembangunan pertanian ternyata bukan petani tetapi petani pengusaha. Karena itu, Kementan akan terus meningkatkan rasio kewirausahaan di sektor pertanian.

“Kalau petani saja dia hanya gerak di onfarm keuntungannya kecil. Tapi, kalau petani penguasah dia masuk ke onfarm, masuk di hilir, masuk di olahan, masuk di kemasan. Jadi, keuntungannya besar,” imbuh Dedi.

Pewarta: Cha

Advertisement

Sumber: Humas BPPSDMP

 

 

Advertisement

 

Share

Recent Posts

Pemkot Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Ada Doorprize dan UMKM Gratis

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama sejumlah organisasi dan komunitas akan…

19 hours ago

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Pencurian Modul BTS Sebabkan Gangguan Sinyal di Jakarta-Jabar, Kerugian Ditaksir Rp60 Miliar

JAKARTA - WARTA BOGOR - Satresmob Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan sindikat pencurian dan penadahan…

22 hours ago
Advertisement

Pemkot Bogor Renovasi GOR Pajajaran, Perkuat Ekosistem Olahraga Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas…

22 hours ago

Pemprov Jabar Kaji Pemberlakuan Kembali SPP untuk SMA dan SMK Negeri

JABAR - WARTA BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Jawa Barat tengah mengkaji…

2 days ago

Komdigi Dukung Pembatasan Gadget di Sekolah, Lindungi Ancaman Negatif Digital

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menyambut baik kebijakan…

2 days ago

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri Bahas Peran KDMP, Ini Hasilnya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet…

2 days ago