Kesehatan

Pemkot Bogor Bangun Rumah Sakit Lapangan untuk Pasien Covid-19

JAKARTA-WARTABOGOR.id- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah membangun rumah sakit lapangan (RSL) untuk pasien Covid-19.

Bima menyebut, rumah sakit yang berlokasi di Komplek GOR Pajajaran ini sudah bisa digunakan para pasien bergejala ringan dan dengan komorbid, terhitung sejak 18 Januari 2021.

“Kami hubungi langsung waktu itu dengan Bang Doni Monardo. Dan kita senang sekali karena direspon dengan cepat dalam waktu dua minggu kemudian,” kata Bima dalam talkshow BNPB bertajuk “Update RS Darurat Wisma Atlet: Kesiapan Rumah Sakit Darurat Daerah” Senin (25/1/2021).

Advertisement

” Rumah sakit itu selesai dibangun di lokasi Wisma Atlet Kota Bogor. Jadi kini kami sudah punya Rumah Sakit Lapangan,” sambungnya.

Rumah sakit ini juga menangani pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala. Namun, dengan komorbid atau penyakit penyerta.

Menurut Bima, pasien dengan komorbid diisolasi di Rumah Sakit Lapangan karena harus ada pengawasan khusus oleh tenaga kesehatan.

Advertisement

“Makanya yang gejala ringan dengan komorbid kita perbolehkan untuk difasilitasi di Wisma Atlet ini,” ujarnya.

Adapun kapasitas rumah sakit ini, kata dia, terdapat tujuh bed IGD, dua ICU, dan 50 bed untuk tekanan isolasi negatif dengan total sekitar 64 unit bed.

Hingga hari ini, Senin (25/1/2021) tingkat keterisian di RSL masih mencapai 29 persen.

Advertisement

Bima mengatakan, kondisi ini akan terus dipantau oleh Pemkot Bogor. Apabila ada lonjakan pasien yang masuk, maka jumlah tenaga kesehatan yang bertugas akan ditambah.

Saat ini tenaga kesehatannya ada 225 orang. Ada dokter spesialis, kemudian dokter umum, ada perawat, dan karyawan lain. Jadi total semuanya ada 225. Kalau mau kita maksimalkan menjadi 64 bed atau terlayani semua, maka kita tambah lagi tenakesnya. Sekarang sedang proses, mudah-mudahan minggu depan bisa ditambah,” imbuh dia.

Berdasarkan pemaparannya, untuk fasilitas di RSL juga terbilang nyaman mulai dari makanan, akses toilet hingga limbah yang dikelola dengan baik.

Advertisement

Lepas dari rumah sakit lapangan, di sisi lain, Pemkot Bogor juga tengah menyiapkan tempat isolasi lain bagi pasien tanpa gejala.

“Jadi ada hotel yang sekarang sedang dalam proses percepatan untuk bisa digunakan sebagai tempat isolasi orang tanpa gejala,” terangnya.

Bima mengaku terus berupaya agar pasien Covid-19 tanpa gejala tidak diisolasi di rumah, melainkan di suatu tempat dan ada tenaga kesehatan yang memantau.

Advertisement

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi klaster keluarga yang bisa ditimbulkan dari pasien tanpa gejala jika dirawat di rumah.(kompas.com)

Share

Recent Posts

Perjalanan Masa Kecil Bahlil Lahadalia Diangkat ke Serial Animasi ‘Melangkah dari Timur’

WARTA BOGOR - Perjalanan hidup Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia semasa…

9 hours ago

Progres Pembangunan Trase Baru Jalan Batutulis Capai 45 Persen, Targetkan Awal November dibuka

BOGOR - WARTA BOGOR - Pembangunan trase baru Jalan Batutulis di Kota Bogor terus dikerjakan.…

14 hours ago
Advertisement

Daftar Harga BBM Pertamina yang Naik per 1 September 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - PT Pertamina Patra Niaga resmi merilis penyesuaian harga bahan bakar…

16 hours ago

Rumah Zakat Salurkan 130 Paket Pangan untuk Duafa di Kota dan Kabupaten Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR, 25 Agustus 2026 – Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan pangan bagi keluarga duafa…

17 hours ago

Intelijen Ukraina Ungkap Perekrutan Delapan WNI oleh Rusia untuk Perang Melawan Ukraina

WARTA BOGOR - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU)…

1 day ago

249 Generasi Muda Mulai Langkah Baru di Polbangtan Kementan

BOGOR-WARTA BOGOR — Sebanyak 249 generasi muda memulai perjalanan pendidikan vokasi pertanian di Politeknik Pembangunan…

1 day ago