Pertanian

Polbangtan Kementan Ajak Milenial Tingkatkan Produktivitas Tanaman Pangan melalui Pertanian Modern

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor mengumpulkan para pemuda di seluruh Indonesia melalui Milenial Agriculture Forum (MAF) yang diselenggarakan secara daring pada Sabtu (14/9).Pertemuan rutin yang diadakan setiap minggu ini mengusung tema Pertanian Modern untuk mendukung program pompanisasi dan Perluasan Areal Tanam yang saat ini sedang digalakkan oleh Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman menerangkan guna mendorong peningkatan produktivitas secara maksimal maka penggunaan teknologi dan mekanisasi pertanian harus terus dimasukkan agar biaya produksi turun secara signifikan. Tidak hanya itu, Amran menambahkan bahwa milenial akan ikut bekerja manakala pertanian menguntungkan dan perlengkapan modern.

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti dalam arahannya mengatakan bahwa Mentan sangat bersemangat dan mendorong untuk mewujudkan swasembada pangan. Menurut Santi, bidang pangan ini merupakan hal yang utama, karena ketika krisis pangan biasa diatasi dengan baik, maka kita akan terhindar dari krisis selanjutnya seperti krisis ekonomi dll.

Advertisement

“Ketika saat ini ada beberapa kondisi eksternal menghadapi climate change yang sangat ekstrim, kondisi udara diluar sangat panas dan berdampak pada kondisi pertanian di Indonesia. Air ini sangat penting tidak hanya bagi kehidupan, namun juga bagi pertanian. Kebijakan strategis meningkatkan produktivitas padi, mendorong pompanisasi untuk bisa mengalirkan sumber air”, ujar Santi.

Santi menambahkan bahwa saat ini Kementan sudah meluncurkan puluhan ribu pompa di berbagai daerah. “Kondisi pertanaman sudah bisa berjalan dengan baik. Saat ini kondisi produksi padi Kembali surplus berdasarkan data BPS”, imbuh Santi.

Agar anak muda mau bekerja di sektor pertanian. Tidak hanya bekerja di hortikultura, peternakan dan Perkebunan, kita yakin sektor tanaman pangan akan memberikan pemasukan yang memadai.

Advertisement

Santi mengaku senang bahwa progress pertanian modern di Kabupaten Indramayu ini berkembang dengan cepat. Agar dapat dikonsolidasikan harapannya bisa hamparan.

“Kita menghadapi kekurangan tenaga kerja di luar jawa sehingga menjadi tantangan tersendiri. Sehingga dilakukan MBKM melalui Polbangtan/ PEPI dan SMKPP dan Kemendikbud Ristek saat ini juga sedang Bersiap untuk diterjunkan ke lapangan”, pungkas Santi.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto mengucapkan terima kasih atas kerjasama dari Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu yang telah berkenan menjadi narasumber pada acara MAF kali ini. Tidak tanggung-tanggung, event langganan Pusdiktan ini menggaet Sugeng Heryanto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, Ahmad Jaenal Fudholi, dan Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Bangodua sebagai narasumbernya.

Advertisement

Tidak hanya dari segini pemerintah, MAF Polbangtan Bogor ini juga mendatangkan Efri Junaedi untuk membahas pertanian modern dari segi praktisi Pendidikan dan Yazid Bustomi, Milenial Pengelola UPJA untuk memberikan informasi update mengenai kondisi UPJA di wilayah Indramayu.

Saat ini Menteri Pertanian mendorong lahan rawa untuk dilakukan pertanaman. Dalam waktu dekat, Kementerian Pertanian akan membuka 400 ribu hektar lahan rawa di Kalimantan Tengah untuk pertanaman. Tentu saja ini akan mendorong peningkatan produksi padi yang ada di Indonesia. Mentan berharap semua pihak bisa bekerjasama, bisa bergandengan tangan dengan dinas pertanian sebagai mitra kerja terdekat di lapangan dengan para penyuluh pertanian, untuk bisa mendiseminasikan inovasi teknologi.

“Salah satu yang tidak boleh luput adalah pertanian modern. Ketika kita melakukan peningkatan produksi, Mentan memberikan alsintan di lapangan, ini harus di manage dengan baik dalam suatu pertanian modern. Tidak hanya mencakup alatnya, namun bagaimana kelembagaan ekonomi petani, korporasi, badan hukumnya juga merupakan bagian di dalamnya”, pungkas Yoyon. (wsd)

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

7 hours ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

9 hours ago
Advertisement

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

9 hours ago

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

2 days ago

Polisi Selidiki Kasus Pencabulan di Ponpes Ciawi Bogor, Diduga Libatkan Lima Pelaku

BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…

3 days ago

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Dirawat di Kebun Binatang

WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…

3 days ago