Pertanian

Polbangtan Kementan Kumpulkan Petani dan Penyuluh Milenial Atur Strategi Peningkatan Kualitas dan Nilai Tambah Produk Hortikultura

BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor sukses menyelenggarakan Milenial Agriculture Forum (MAF) Volume 7 Edisi 9 pada Sabtu, (28/2). Mengusung tema “Strategi Peningkatan Kualitas dan Nilai Tambah Produk Hortikultura”, acara ditujukan untuk memperkuat kapabilitas generasi muda di sektor hortikultura melalui perpaduan perspektif akademik dan praktik lapangan.

MAF kali ini dipandu oleh host mahasiswa Agribisnis Hortikultura Polbangtan Bogor, Adika Dama Pratista dan Sasti Dayani Ezamelia. Kegiatan menghadirkan narasumber terkemuka: Prof. Dr. Muhamad Syukur (IPB University) yang menyampaikan strategi pemuliaan dan modifikasi lingkungan tumbuh untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk hortikultura; serta Dr. Ir. Mohamad Reza Tirtawinata, MS (Yayasan Durian Nusantara) yang berbagi pengalaman praktik budidaya dan pengembangan komoditas buah tropis.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengapresiasi inisiatif Polbangtan yang aktif membina generasi milenial untuk memperkuat nilai tambah produk hortikultura. “Peningkatan kualitas dan inovasi produk hortikultura adalah kunci untuk memperkuat ketahanan pangan serta membuka peluang pasar dan usaha bagi generasi muda di seluruh Indonesia.”

Advertisement

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Idha Widi Arsanti menambahkan bahwa “MAF menjadi wadah penting untuk transfer ilmu dan praktik yang aplikatif. Saya mendorong peserta untuk mengimplementasikan strategi pemuliaan dan teknologi budidaya yang dibahas hari ini agar dapat menghasilkan produk hortikultura bernilai tinggi dan berdaya saing.”

Di lain pihak, Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto berkomitmen menyiapkan tenaga muda terampil dan inovatif di bidang pertanian. “Forum ini memperkuat sinergi antara pendidikan, riset, dan dunia usaha untuk meningkatkan kualitas produk hortikultura dan mendukung pertanian modern.”

Acara berjalan interaktif, dimoderatori oleh host, dengan sesi pemaparan, tanya jawab, dan diskusi. Muhamad Syukur memaparkan hasil penelitian dan strategi pemuliaan yang telah menghasilkan varietas unggul serta pentingnya lingkungan tumbuh yang terkelola. Mohamad Reza Tirtawinata membagikan praktik budidaya komoditas buah nusantara dan pengembangan rantai nilai. Peserta diberi kesempatan mengajukan pertanyaan langsung, dengan insentif saldo e‑wallet untuk beberapa penanya terpilih. (wsd)

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

3 hours ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

5 hours ago
Advertisement

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

6 hours ago

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

2 days ago

Polisi Selidiki Kasus Pencabulan di Ponpes Ciawi Bogor, Diduga Libatkan Lima Pelaku

BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…

2 days ago

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Dirawat di Kebun Binatang

WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…

2 days ago